Daerah

Pemkab Lima Puluh Kota Gelar Buka Bersama Tokoh Masyarakat dan Ormas

Lima puluh kota GMU News.com. Memanfaatkan momentum keberkahan bulan suci Ramadhan, bertempat di Labuah Basilang rumah dinas Bupati. Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar agenda Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama pada (Minggu 08/03/2026). Acara ini menjadi panggung penting dalam mempererat hubungan antara eksekutif, legislatif, hingga elemen masyarakat sipil.

​Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Lima Puluh Kota didampingi Wakil Bupati, Ahlul Badrito Resha, S.H. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya sekadar ritual seremonial, tetapi menjadi wadah konsolidasi untuk membangun daerah secara kolektif.

Kehadiran Tokoh Kunci
​Sinergi lintas sektoral terlihat jelas dengan hadirnya sejumlah tokoh berpengaruh, di antaranya:
​Muhammad Ridho Ilahi, mewakili LSM Lemtari (Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia).
​Veri Sonevil, Komandan DPC Bela Negara.
​Zulhikmi Dt. Rajo Suaro, Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dari Fraksi Partai Gerindra.

Tiga Poin Utama Pembangunan
​Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di “Luak Limopuluah” memerlukan dukungan penuh dari berbagai lini. Terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus diskusi dalam pertemuan tersebut:
​Sinergi Pembangunan & Adat: Bupati memberikan apresiasi khusus kepada LSM Lemtari dan ormas Bela Negara. Peran mereka dinilai krusial dalam menjaga kondusivitas wilayah serta melestarikan nilai-nilai adat yang menjadi fondasi sosial masyarakat.

​Harmonisasi Eksekutif-Legislatif: Kehadiran Zulhikmi Dt. Rajo Suaro sebagai perwakilan DPRD menegaskan bahwa program-program pemerintah daerah mendapatkan pengawalan dan dukungan selaras dari pihak legislatif.

Baca Juga  Jalan Propinsi Yang Rusak Di Tanah Datar Akan Segera Diperbaiki

​Penguatan Nilai Kebangsaan: Di tengah tantangan zaman, nilai-nilai bela negara diharapkan terus mengakar dalam kehidupan bermasyarakat guna menciptakan ketahanan sosial yang kuat.

​”Kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, melainkan wadah diskusi untuk menyerap aspirasi dari tokoh adat dan pemuda demi kemajuan Luak Limopuluah ke depan,” ujar Bupati di sela-sela acara.

​Harapan Ke Depan
​Acara ditutup dengan doa bersama dan diskusi santai yang membahas isu-isu lokal terkini. Melalui forum informal seperti ini, diharapkan sumbatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat teratasi, sehingga kebijakan yang diambil ke depannya lebih tepat sasaran dan berbasis aspirasi warga.(GMU Arul)