Masjid Ahmad Karim Diresmikan, Tonggak Sejarah Loyalitas Alumni SMK Negeri 1 Bukittinggi
Bukittinggi, GMU News – Jum’at 14 Agustus 2026 menjadi tonggak sejarah loyalitas seluruh alumni STM/SMK Negeri 1 Bukittinggi. Masjid Ahmad Karim hasil sumbangan alumni dan keluarga besar SMK N 1 Bukittinggi akhirnya diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Total biaya pendirian Masjid Ahmad Karim menelan biaya lebih kurang 7,6 miliar rupiah. Desain masjidnya sendiri sungguh luar biasa dengan sistem pondasi jalan tol yang kokoh sehingga meniadakan tiang-tiang tengah dalam Masjid dan bisa menampung lebih banyak jamaah. Lebih kurang Masjid ini bisa menampung 1500 orang jamaah dalam sekali shalat berjamaah.
Ketua DPP Alumni STM/SMK N 1 Bukittinggi Zetrialdi Ghocie menjelaskan bahwa ide awal pendirian Masjid Ahmad Karim merupakan ide dari senior-senior yang merasa fasilitas dulu berupa Mushalla terlalu kecil.

“Sebelum mendirikan Masjid, kami telah dulu mendirikan Rumah Gadang Alumni. Sewaktu acara peresmian, terlihat seluruh yang hadir kesulitan akibat kapasitas mushalla yang kecil. Lalu muncul ide dari alumni Shadiq C Abdillah dan Irjen Pol Edmon Ilyas agar dibuat Masjid yang jauh lebih besar agar semua warga sekolah bisa tertampung” jelas Zetrialdi.
Zetrialdi juga meminta kepada Shadiq dan istri Almarhum Edmon untuk hadir langsung kedepan para hadirin.
Disini terlihat momen mengharukan, istri Edmon Ilyas terlihat beberapa kali menitikkan air mata terharu melihat ide sang suami telah diwujudkan menjadi nyata oleh semua alumni dan keluarga besar SMK N 1 Bukittinggi.
Shadiq C Abdillah menyampaikan bahwa hingga 2 hari sebelum meninggal dunia, almarhum Edmon Ilyas masih sempat menanyakan terkait pembangunan Masjid Ahmad Karim. Namun sayangnya Allah S.W.T memanggilnya tanpa sempat melihat megahnya bangunan Masjid yang telah diusahakan bersama.

Gubernur Meresmikan dan Menanda Tangani Prasasti Masjid Ahmad Karim
Sebelum meresmikan Masjid Ahmad Karim, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan kekompakkan antara sekolah dengan alumni bisa melahirkan banyak hal yang bermanfaat.
“Pihak sekolah harus terus menjaga silaturahmi dengan semua alumni agar para alumni bisa membantu mewujudkan keinginan sekolah. Apalagi sejak dulu alumni STM Padang Gamuak ini sudah terkenal memiliki alumni-alumni yang menjadi tokoh-tokoh penting dan pengusaha sukses. Para alumni tentu bisa menampung adik-adik kelasnya nanti di dunia usaha” jelas Mahyeldi.
“Kedepan mungkin kita harus mengusahakan mungkin berupa pemberian beasiswa dari alumni untuk siswa. Hal ini bisa sebagai antisapasi kejadi yang lalu, dimana banyak anak-anak kita yang diterima di perguruan tinggi. Tetapi terkendala akibat tiada biaya. Mungkin ini harus jadi perhatian kita bersama” lanjut Gubernur.

“Hari ini kita resmikan Masjid Ahmad Karim, semoga menjadi amal ibadah bagi semua donatur” tutup Mahyeldi.
Selesai menyampaikan sambutan dan meresmikan, Gubernur menanda tangani prasasti tanda resminya Masjid Ahmad Karim berdiri. Setelah itu Gubernur meninjau langsung seluruh fasilitas yang ada di Masjid Ahmad Karim. (Redaksi)



