Daerah

BPBD Kota Bukittinggi Adakan Sosialisasi Tentang Rawan Bencana Di Kelurahan Bukik Cangang

Bukittinggi GMU News / Personil BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kota Bukittinggi Rabu 22/07/2026 dalam sosialisasi di 24 kelurahan,bertempat di Aula Kelurahan Bukik Cangang kayu Ramang hadir bersama dengan masyarakat  mensosialisasikan tentang kebencanaan serta penanggulangannya.Sosialisasi dana langsung  dari pusat melalui KIE (Komunikasi,Informasi dan Edukasi), program ini berkesinambungan bersinergi pelaksanaannya bersama masyarakat.

Disamping Bukittinggi merupakan daerah wisata strategis yang dikelilingi perbukitan juga lembah sebagai pesona serta punya daya tarik luar biasa, juga rawan bencana.Untuk itulah KBLK Bukik cangang kayu Ramang perlu sekali mendapatkan pembekalan penanganan bencana, Program ini juga di sambut baik dan antusias mulai dari Lurah, RT/RW,LPM, dan masyarakat.

Sudarman SH.MH sebagai Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD kota Bukittinggi menyampaikan,” Sangat senang sekali dengan melihat antusias KBLK kelurahan Bukik Cangang kayu Ramang,mulai  dari Lurah ,LPM ,pemuda, saya sangat mengapresiasi sekali,”ucapnya.

“Sudarman juga menambahkan,”Melalui sosialisasi KBLK ini, warga diajak untuk mengenali tanda-tanda awal bahaya, menyusun rencana darurat keluarga, dan memahami alur komunikasi krisis. Harapan saya,program KBLK tidak berhenti pada sosialisasi semata, melainkan menjelma menjadi budaya kesiapsiagaan yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari.

Diruangan yang sama, Lurah Bukik Cangang Tiwi juga menyampaikan,” Kami berterima kasih sekali kepada BPBD kota Bukittinggi yang sudah memberikan ilmunya kepada KBLK Bukik Cangang kayu ramang dan program ini jangan berhenti sampai disini saja, kami butuh yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga  Penanaman perdana program ketahanan pangan mandiri Niniak Mamak Kampuang Pinang beserta cucu kamanakan di Tonang Talu.

Ditemui di tempat terpisah, Suharnel Dt  Basa sebagai pemuka masyarakat juga ketua LPM menyampaikan,” Perlunya senergitas yang solid dari instansi terkait kebencanaan, bisa juga melibatkan rekanan , sehingga tidak monoton dan lebih melakukan inovasi inovasi, sehingga antisipasi dan pencegahan yang dilakukan bisa tercipta dalam penanganan bencana di lingkungan bukik cangang kayu Ramang ini ,” jelasnya.

“Perlu juga di perjelas, pembuatan jalur evakuasi mandiri, hingga pembentukan Posko Kesiapsiagaan di tingkat RT/RW. Spanduk, rambu rambu, sehingga masyarakat  lebih mudah untuk memahaminya.

Dari rangkaian acara sosialisasi ini,besar harapan masyarakat kegiatan ini bisa diwujudkan, sehingga masyarakat merasa nyaman dan tidak mengedepankan ketakutan apabila terjadi bencana.( Mjy GMU)